Stroke 8 Tahun, Robby Tumewu Meninggal Dunia

SIR.COM, Jakarta – Dunia hiburan Tanah Air kembali kehilangan aktor terbaiknya. Perancang busana dan aktor yang dikenal lewat lakonnya di Lenong Rumpi, Robby Tumewu meningeal di usia 65 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (14/1), pukul 00.15 WIB.

Jenazah Robby disemayamkan di rumah duka di Oasis, Tangerang, Banten dan dilanjutkan dengan prosesi kremasi. “Betul. Robby Tumewu berpulang Senin (14/1) pukul 00.15 WIB,” ucap Harry de Fretes lawan main  Robby di Lenong Rumpi lewat sambungan telepon.

Robby menderita penyakit stroke yang cukup serius. Bahkan ia harus beberapa kali menjalani operasi. Jika serangan stroke pertamanya menyerang otak kiri, stroke yang kedua telah menyerang bagian kanan. Bahkan pada 2013 lalu, penyakit Robby telah memasuki stadium parah dan mengalami pendarahan di bagian otak.

Awalnya keadaan Robby sempat membaik setelah ia menjalani operasi untuk membuat lubang di tenggorokannya. Tindakan tersebut membuat Robby bisa kembali bernapas sendiri tanpa bantuan selang oksigen.

Namun kabar gembira tersebut tak berlangsung lama. Robby yang telah melawan penyakitnya sampai delapan tahun itu akhirnya tutup usia. Kabar duka cita ini disampaikan sahabat sekaligus presenter, Becky Tumewu melalui Instagram miliknya.

Selain Becky, akun gosip @lambe_turah yang juga ikut mengunggah ulang postingan akun Twitter @MataRakyatJakarta. Kabar kematian Robby Tumewu ini menyisakan duka yang mendalam di hati publik. Pada unggahannya itu, atas nama keluarga Robby Tumewu, mereka juga mengucapkan permohonan maaf.

“Telah wafat Sahabat, Kerabat, Teman, Keluarga kami Robby Tumewu pada hari Senin, 14 Jan 2019 pukul 00.15 WIB. Atas nama keluarga kami mohon agar kesalahan dan kekeliruan almarhum semasa hidupnya dimaafkan,” tulis akun Twitter @MataRakyatJakarta.

Nama Robby Tumewu dikenal lewat debutnya setelah bergabung dengan serial Lenong Rumpi bersama Harry ‘Bo’im’ de Fretes. Setelah berhasil di Lenong Rumpi, Robby kerap mendapatkan tawaran peran di serial komedi, seperti Keluarga Van Danoe, Flamboyan 108, Sepot dan Copet Kepepet, Oke-oke Bos, Khanza, Sekar, Kecil-kecil Jadi Manten, dan Sentuh Hatiku. (Rei)