Prabowo-Sandi Presiden, Sandi Tegaskan Tradisi NU Akan Tetap Terpelihara

Beredarnya video ceramah yang dihadiri sejumlah warga NU menjadi sorotan. Pasalnya dalam video berdurasi 1,24 menit itu menyebutkan tahlil, dzikir, tidak akan ada, bahkan pesantren akan menjadi fosil.

Ceramah yang dihadiri cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin ini juga menegaskan salah satu cara tetap melestarikan kebudayaan keislaman yang telah mengakar di Indonesia maka jangan sampai Ma’ruf Amin tidak terpilih sebagai cawapres pada Pemilu 2019. Dalam video tersebut, orator menegaskan pada jamaah untuk memilih Ma’ruf Amin pada Pemilu 17 April mendatang.

Video yang viral dan konon disoroti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) langsung diklarifikasi sejumlah tokoh NU pada cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno. Dalam video yang beredar di media sosial, Gus Irfan bersama Sandiaga Uno menjawab fitnah dari tokoh-tokoh NU struktural itu.

Sandi berjanji jika Prabowo-Sandi terpilih sebagai Prresiden dan Wakil Presiden 2019-2024, ia berjanji akan melestarikan ritual NU di Indonesia. Sandi pun menepis isu yang mengatakan Prabowo di dukung kelompok radikal.

“Kami pastikan dibawah Prabowo-Sandi, tradisi NU yang selama ini akan tetap berjalan, baik tahlil dan yang lainnya. Disini saya juga tegaskan Prabowo-Sandi tidak ada kaitannya dengan kelompok radikal,” ketanya. (D. Ramdani)