Prabowo Presiden Pilihan Rakyat

SIR.COM, Jakarta – Gerakan AyoJagaTPS pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapatkan suara sebanyak 62 persen, sedangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraup suara sebesar 38 persen. Co-founder AyoJagaTPS, James Falahudin memastikan validitas data yang mereka peroleh untuk real count ini. Ia menjelaskan, data yang dihitung itu berdasarkan formulir C1 dari TPS yang dipilih di seluruh Indonesia. “Kami yakin data kami valid. Pertanyaan mendasar dari dalam perhitungan dari kami adalah memastikan bahwa data C1 itu benar-benar di-submit oleh orang yang berada di TPS,” kata James dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Pemilu Serentak yang Menghentak’ di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

James menyebutkan, hingga Sabtu (20/4) pagi, suara yang masuk ke aplikasi AyoJagaTPS mencapai 6,4 juta suara dari lebih dari 31 ribu TPS. AyoJagaTPS menghimpun data melalui aplikasi ponsel pintar yang dapat diunduh pengguna di Playstore maupun App Store. Sementara itu, hingga Jumat 19 April pukul 23.00 WIB data real count Roemah Djuang data yang masuk 9.300 TPS Prabowo-Sandi unggul, namun hasil ini berbeda dengan real count KPU yang mengunggulkan paslon 01 dengan jumlah data yang masuk 8.400 TPS.

Sementara itu dari google tren Prabowo-Sandi unggul di 33 Provinsi, seperti diketahui pemerintah mensyaratkan kemenangan pilpes selain mendapatkan suara lebih dari 50% dan memenangkan suara di 1/2 jumlah provisnsi (17 Provinsi) serta di 17 Provinsi lainnya yang kalah minimal suara 20%. Menurut hasil Quick Count Indo Barometer Jokowi mendapat dibawah 20% yakni Aceh dengan DPT: 3.523.774 Jokowi-Ma’ruf: 17,12%, Prabowo-Sandi: 82,88% dan di Sumbar dengan DPT:3.718.003 Jokowi-Ma’ruf: 9,12%, Prabowo-Sandi: 90,88%. Dengan demikian dipastikan Prabowo-Sandi yang akan memenangkan pilpres. Prabowo adalah Presiden Pilihan Rakyat. Tak heran saat deklarasi Kemenangan Jokowi Jumat (19/04) malam, yang dilakukan TKN oleh Moeldoko tanpa Jokowi adalah Deklarasi yang dipaksakan karena Kemenangan versi Quick Count palson 01 tidak memenuhi 2 syarat. Lain halnya dengan deklarasi kemenangan Prabowo-Sandi yang langsung disampaikan Prabowo dan yang esok harinya disampikan Prabowo bersama Sandi dan partai koalisi dengan perolegan suara real count 62%.

Menurut pendapat pengamat geopolitik dari Global Future Institute, Hendrajit mengatakan KPu makin terjepit dengan adanya data penyeimbang. “Ada data BPN, ada data IPB, ada data ITB, ada data TNI, ada data Partai Demokrat. Semua menyatakan Prabowo menang. disisi lain ada perintah harus memenangkan 01 bagaimanpun caranya,” tegasnya.

Merayakan kemenangan, Prabowo menggelar syukuran di depan kediamannya di Kertanegaera, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Prabowo yang mengenakan baju cokelat, kacamata, dan peci hitam disambut pendukungnya, Jumat (19/4/2019). Cawapres Sandiaga Uno tak hadir karena masih sakit. Di panggung syukuran ada Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketum PA 212 Slamet Maarif, Ketum FPI Sobri Lubis, Idrus Sambo, Waketum Gerindra Fadli Zon, dan Ketua DPD Jakarta M Taufik. Prabowo meminta para pendukung mengutamakan perdamaian.

“Saya minta pendukung Prabowo- Sandi yang cinta Tanah Air, cinta UUD, dan warga negara yang utamakan perdamaian kedamaian. Jangan kita terprovokasi, mereka ingin menggambarkan mereka yang aneh-aneh. Kita tidak ada niat aneh, kita ingin tegakkan keadilan dan kebenaran kita ingin kejujuran,” kata Prabowo dalam syukuran klaim kemenangan.

Prabowo meminta para pendukung menjaga C1 plano yang ada di kotak suara yang disimpan di kecamatan. Dia menyebut ada upaya menghilangkan kotak suara. Prabowo menyatakan akan melayangkan protes terhadap penyimpangan. Dia menjamin tetap sesuai dengan konstitusi. “Manakala ada penyimpangan keadilan, kejujuran, keadilan, dan manakala ada upaya terang-terang, untuk merobek-robek hak rakyat, kami tidak akan terima. Tapi kami selalu akan melakukan hal sesuai konstitusi,” katanya. (D. Ramdani)