Pilih Paslon yang Membangun Generasi Milenial Berkualitas

SIR.COM, Demak – Banyaknya jumlah pemilih pemula pada Pemilihan Umum 2019 membuat pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden fokus pada strategi merangkul generasi pemilih pemula ini. Pada Pemilu 2019, bagian dari kelompok milenial yang lahir awal 1980-an hingga awal 2000-an sebagian besar merupakan pemilih pemula.

Bayu (21) yang ditemui Swara Indonesia Raya di pelataran Masjid Agung Demak pada Sabtu (22/12/2018) berharap pasangan capres-cawapres menyusun program kerja yang dapat merepresentasikan kebutuhan milenial. Salah satunya, program kerja terkait lapangan pekerjaan.

Bayu yang merupakan mahasiswa semester satu berpendapat, Pemilu 2019 dapat menghasilkan pemimpin yang bijaksana dan adil. Pada Pemilu dan Pilpres 2019, ia mengaku telah menentukan pilihan. Yang jelas, kata dia, pilihannya adalah calon yang bisa memprioritaskan untuk membangun generasi milineal yang lebih berkualitas dan melek politik.  “Harapan saya kalangan anak muda kita bisa tertarik di politik dan generasi muda bisa langsung terjun untuk membantu pemerintah. Harapan itu sepertinya ada di nomor 02,” kata Bayu.

Ia menilai, pasangan Prabowo-Sandi merupakan perpaduan yang pas jika digabungkan dalam sistem pemerintahan. Menurutnya, Prabowo yang mantan prajurit TNI sudah pasti mempunyai jiwa disiplin yang tidak diragukan lagi. “Pak Prabowo itu sosok yang boleh dikatakan adalah kiblatnya kedisplinan, maka jangan ragukan lagi jika nanti ia menjadi presiden, ketertiban di Indonesia akan baik,” tuturnya. Sedangkan untuk pasangannya, Sandiaga Uno, menurut Bayu, sosok Sandi yang akrab sekali dengan dunia olahraga dan anak muda ini sangat berpengaruh untuk mengajak kaum muda ikut berpartisipasi dalam konteks memikirkan nasib bangsa.

Ia merasa, saat ini kebanyakan kaum muda sangat bersikap apatis terhadap situasi politik Indoensia. Bayu juga melihat Sandiaga Uno sebagai ikon dari dunia usaha sangat diperlukan untuk mengubah pandangan kaum milenial yang sepertinya alergi dengan dunia usaha setelah lulus dari perguruan tinggi. “Sandiaga Uno yang selalu mengajak anak muda untuk mau mengembangkan usaha merupakan terobosan yang tidak mudah. Anak muda di Indonesia ini selalu mempunyai pandangan setelah lulus kuliah akan mencari kerja. Padalah hidup itu tidak selalu menjadi pekerja, tetapi usaha juga bisa,” katanya. (Syahrullah)