Kondisi Bangsa Mundur, Saatnya Pilih Presiden Baru

SIR.COM, Jakarta – Melihat kondisi bangsa Indonesia yang saat ini mengalami kemunduran dari berbagai sektor membuat anak muda Indonesia saat ini kiranya wajib memahami kondisi bangsa. Kendati segmen milenial banyak menjadi target dalam perolehan suara di pilpres  2019, segmen ini justru punya tantangan tersendiri.

Fani (24), seorang karyawan di salah satu perusahaan swasta di Jakarta mengatakan  saat ini ia sudah memiliki pegangan pasti untuk sosok capres dan cawapres yang akan dipilihnya nanti. “Pertama melihat kondisi bangsa yang saat ini saya rasa mundur ya. Jadi perhatian saya lebih ke arah itu. Kasus korupsi yang seperti tidak berhenti dimana KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) hingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, jadi menurut saya harus ada perubahan di negeri ini,” katanya kepada Swara Indonesia Raya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018).

Kesibukan kuliah dan bekerja umumnya menjadi alasan utama kelompok ini terkesan acuh pada hajatan politik. Kendati demikian faktor pendidikan juga memainkan peranan. Fani yang juga lulusan dari Fakultas Ilmu Sosial Politik di salah satu perguraan tinggi di Jakarta mengatakan bangsa ini sedang tidak sehat di setiap aspeknya. Ia pun tetap memberikan perhatian pada hajatan politik tahun depan. Hanya saja, perhatian tersebut bersifat umum ketimbang penilaian spesifik. “Kalau untuk caleg saya belum tahu pasti siapa yang akan dipilih. Tapi kalau untuk presiden nggak dosa kan pilih sosok yang baru,” tukasnya.

Sebagai informasi, segmen pemilih dari kaum milenial pada Pemilu 2019 mendatang mencapai 40%. Adapun generasi milenial dicirikan dengan kelompok umur yang melek teknologi dan terhubung satu dengan yang lain melalui media sosial. (Syahrullah)