Indonesia Amankan Satu Tempat Semifinal Ganda Campuran

Debby Susanto/Ricky Karanda Suwardi pastikan langkah ke babak delapan besar Indonesia Open 2018. Foto : Humas PBSI

SWARAINDONESIARAYA.Com,Jakarta-Indonesia mengamankan satu tempat di babak semifinal nomor ganda campuran  Blibli Indonesia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 1000 setelah pasangan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto menang atas pasangan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 21-14, 21-19 dan rekannya Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menundukkan pasangan Denmark Mathias Christiansen/Christinna Pedersen 14-21, 21-13, 21-7, Kamis (5/7) di Istora Gelora Bung Karno Jakarta.

Keduanya akan bertemu di babak perempatfinal, pemenangnya berhak melaju ke babak semifinal.

“Dari pemanasan, saya sudah merasa yakin. Dari semalam, pagi waktu sarapan, semua teratur dan fokus. Dari luar lapangan saya sudah merasa percaya diri,” kata Ricky dalam konferensi pers.

 “Di game kedua waktu ketinggalan itu saya bermain tenang, tetap yakin. Walau ketinggalan, mikirnya satu demi satu poin dulu. Di game kedua memang mainnya cenderung bertahan dan saya mengingatkan cik Debby supaya polanya dipercepat lagi seperti di game pertama,” jelas Ricky.

 “Sebenarnya kami hanya bermain sesuai dengan pola permainan dan instruksi pelatih. Pola main kami mirip dengan lawan, tadi siapa yang lebih sabar saja yang menang. Waktu ketinggalan di game kedua, saya tidak memikirkan apakah akan dimainkan game ketiga, karena nanti terpecah konsentrasinya, pikirkan yang saat itu saja dulu,” tambah Debby.

 Sementara itu, saat ditanya soal bermain di dua nomor, Ricky mengaku mendapat banyak manfaat bermain rangkap.

“Di ganda campuran itu kan mainnya lebih capek karena harus cover lapangan, cover pemain putri, jadi pada saat di ganda putra mainnya lebih enak,” tutur Ricky.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik, karena sudah pernah bertemu di Malaysia, kami sudah tahu cara main mereka, cara cari poinnya bagaimana. Sebenarnya, yang paling penting itu konsiten sama permainan kami,” kata Hafiz dalam konferensi pers.

 “Sebetulnya yang enak itu mainnya seperti di game ketiga, tetapi di awal lawan lebih dulu mempercepat tempo permainan. Penampilan mereka hampir tidak ada bedanya dengan yang di Malaysia Open. Hanya di game pertama mereka kemarin banyak mengarahkan bola ke atas, sekarang lebih banyak main cepat,” jelas Hafiz.

 “Kami merasa sudah tampil all out di pertandingan tadi. Hasil nggak mungkin lari dari usaha kita, tadi kami mainnya fokus dan tenang,” ungkap Gloria.

“Untuk lawan besok, kami belum tahu ketemunya sesama pemain Indonesia, karena kami fokus satu demi satu pertandingan. Kalau ketemu pasangan Indonesia, kami coba main maksimal saja,” kata Gloria.